Kastrat- Dari Diri Sejak Dini
kastrat itu ibarat angin segar yg menggugurkan daun daun tua, bukan karna membencinya, tapi karena itulah saatnya gugur...demi mengusung momentum daun muda untuk tumbuh...agar tujuan yg lebih penting, mempertahankan kehidupan si pohon, dapat terlaksana- Franz Sinatra Yoga.
Antara Hipotesis Gaia, Al-Qur'an, dan Inversi Suhu
Apakah yang dimaksud dengan Hipotesis Gaia? Dinamai menurut Dewi Bumi bangsa Yunani kuno, teori ini menggambarkan planet kita sebagai sebuah sistem yang hidup, bernafas dan sebagai satu kesatuan yang memiliki aturan sendiri..
Kamis, 20 Oktober 2011
Saya masih seperti yang dulu kok^^
Kemarin, Kamis tanggal 20 Oktober. Sy beruntung mendapatkan 2 pertanyaan luar biasa,
yang pertama. ini ceritanya lagi di fotokopian, kebetulan ada temen sekelas disana. sepertinya lagi membahas suatu masalah, dimana cowok adalah SUBJEKnya. maka timbulah pertanyaan ini dari temen saya. (pertanyaan saya modifikasi sedikit biar mudah dimengerti)
X: Franz, kalau kamu intensitas sayangnya masi sama dari dulu sampai sekarang?
F: *jeglek.hahahha. sama, insya'Allah lebih. =P *sure
Yang kedua. saya mendapat pertanyaan setelah mengantar my better half ke stasiun, jadi pulangnya naik ojek. sebelum pulang my better hal bilang "hunn, tar bilang ma abangnya jangan ngebut-ngebut". hhha. Pas di ojek.
F: berapa pak ke madang?
X: 25 ribu. (tawar menawar akhirnya 20.000)
F:oke pak, asal jangan ngebut ngebut aja ya pak
X: Biasanya anak muda seneng yang ngebut??
F:*jeglek, hha... (dengan polos jawab)saya udah ga muda lagi pak.
padahal semua alasannya demi kamu, "my better half".
Rabu, 19 Oktober 2011
belajar "MAWAS DIRI" dari SEMUT #SJSNseries
Apabila sekelompok semut dimasukkan dalam air. mereka akan gotong royong saling bertumpukan hingga terapung sprti kapal.
inilah tradisi gotong royong berazaskan mawas diri.”sadar bahwa harus ada yang dibawah, harus ada yang diatas”.
Semua mawas diri, ga ada cerita saling melemparkan amanah, apalagi melemparkan kesalahan. Coba Implementasi SJSN seperti ini.
SJSN itu adalah konsep dari semut agar kita mawas diri. kalau kaya, sadarlah utk bantu yg miskin.kalo muda bantulah yg tua. kalau kita kuat bantulah yg lemah.
JELAS bukan, bahwa ini ladang AMAL yang luar biasa. dimananya yg melanggar konstitusi.
ahhh… andainya semua orang di Indonesia ini “mawas diri”. alangkah indahnya negeri ini.
tapi inilah indonesia. Negeri yg tetap saja saya cintai. tolong jangan hujat negeri ini dgn cacianmu. lukislah dgn prestasimu wahai kawan. Indonesia butuh prestasimu.
mari mengenal semut lebih dekat ^^
Ribuan semut api boleh saling terjalin dalam bentuk rakit yang tak boleh tenggelam. Ilmuwan membekukan sebuah "rakit semut api" dan mempelajari teknik mereka dan tercengang.
Semut api dengan mudah mengapung di permukaan air. Selain kerana tulang luarnya yang antiair. Seekor semut api boleh berjalan di atas air berkat gelembung udara yang ada di samping tubuhnya serta tekanan air itu sendiri. Oleh kerana itu, ketika ribuan semut api menyertai mereka tidak akan tenggelam, bahkan boleh membina sebuah rakit.
Sekumpulan jurutera pun tertarik untuk mencari penjelasan kemampuan semut membina rakit dari perspektif fizik. Mereka pun membekukan ribuan semut api yang membentuk rakit dengan memasukkannya ke dalam nitrogen cair. Dengan begitu, mereka dapat meneliti struktur rakit semut dengan lebih teliti menggunakan mikroskop elektron.
Nathan mlot, seorang mahasiswa pascasarjana Georgia Institute of Technology, Atlanta, yang terlibat dalam kajian itu mendedahkan kekagumannya. "Jalinan semut-semut itu sangat kuat sehingga beg udara terbentuk di antara air dan mereka. Air pun tak boleh menembusi struktur rakit itu," kata mlot.
Rakit semut boleh terbentuk kerana semut-semut itu boleh memanfaatkan kekuatan gelembung udara dari semut di sebelahnya. Mereka saling berpegangan pada rahang bawah atau kaki depan temannya yang mampu menahan beban sampai 400 kali berat mereka. Dengan begitu, mereka boleh membentuk peranti apung bersama-sama dengan menyatukan beg udara kecil di antara mereka.
Semut-semut yang ada di lapisan paling bawah rakit berada tepat di muka air. Semut lain dan menumpuk di atasnya. Struktur ini sangat kuat sehingga sekalipun mereka tenggelam, beg udara mereka akan membawa mereka kembali ke permukaan. Selain itu, mereka juga tetap berusaha mempertahankan bentuk rakit. Ketika para penyelidik dengan susah payah mengambil satu persatu semut yang ada di bahagian atas, semut yang ada di bawah akan akan naik untuk mengisi posisi yang kosong sehingga ketebalan rakit tetap terjaga.
"Kelakuan organisasi sosial seperti ini sangat tidak biasa," kata Joshua King, ahli ekologi serangga dari Central Connecticut State University, New Britain. Kajian ini menegaskan keunikan perilaku kolektif serangga sosial berbanding haiwan lain. "Semut seperti komputer kecil, bekerja mengikut beberapa peraturan kumpulan yang sederhana," tegas mlot.
....
Kelompok semut api yang mengambang bersama adalah rekayasa alami yang luar biasa. Para ilmuwan berusaha mengetahui bagaimana semut-semut itu menciptakan rakit yang aman dan tahan lama dari tubuh mereka sendiri.
Dengan rakit itu, mereka dapat menyelamatkan diri dari banjir di habitat asli semut api di Amerika Selatan, sekaligus bermigrasi ke tempat jauh.
Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Nathan Mlot, ahli rekayasa biologi di Georgia Institute of Technology, Amerika Serikat, mengumpulkan semut api di tepi jalan dan memfilmkan serta membekukan semut itu ketika mereka membentuk kelompok apung. Begitu diletakkan ke dalam air di laboratorium, kelompok semut berbentuk bola itu menyebar.
Semut-semut saling berpegangan, menggunakan cakar, rahang, dan bantalan lengket di kaki mereka, yang mengeluarkan cairan minyak, yang membuat mereka dapat melekat pada permukaan licin. Begitu rakit hidup itu jadi, bentuknya menyerupai kue serabi.
Bagian tubuh terluar semut, yang disebut kutikel, bersifat hidrofobik atau penolak air. Permukaan kasar kutikel membuat semut dapat menahan udara di tubuhnya ketika terendam air dan membentuk lapisan plastron.
"Kelompok besar semut api yang saling berpegangan itu memiliki kemampuan anti air yang lebih tinggi, sehingga seluruh anggota kelompok dapat mengambang sekaligus mencegah air memasuki rakit," kata Mlot.
Rakit semut itu memperoleh keuntungan dari tubuh semut yang kecil. "Pada skala milimeter, semut mempunyai kekuatan besar, kecepatan tinggi, dan kemampuan menahan kantong udara ketika terendam air, yang akhirnya membuat rakit mereka antiair," kata Mlot dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. "Kemampuan ini tampaknya hilang pada ukuran yang lebih besar."
Sayang, rakit semut itu punya kelemahan. Rakit akan buyar dan tenggelam bila air diberi sabun atau surfaktan lain yang merusak tegangan permukaan air.
inilah tradisi gotong royong berazaskan mawas diri.”sadar bahwa harus ada yang dibawah, harus ada yang diatas”.
Semua mawas diri, ga ada cerita saling melemparkan amanah, apalagi melemparkan kesalahan. Coba Implementasi SJSN seperti ini.
SJSN itu adalah konsep dari semut agar kita mawas diri. kalau kaya, sadarlah utk bantu yg miskin.kalo muda bantulah yg tua. kalau kita kuat bantulah yg lemah.
JELAS bukan, bahwa ini ladang AMAL yang luar biasa. dimananya yg melanggar konstitusi.
ahhh… andainya semua orang di Indonesia ini “mawas diri”. alangkah indahnya negeri ini.
tapi inilah indonesia. Negeri yg tetap saja saya cintai. tolong jangan hujat negeri ini dgn cacianmu. lukislah dgn prestasimu wahai kawan. Indonesia butuh prestasimu.
mari mengenal semut lebih dekat ^^
Ribuan semut api boleh saling terjalin dalam bentuk rakit yang tak boleh tenggelam. Ilmuwan membekukan sebuah "rakit semut api" dan mempelajari teknik mereka dan tercengang.
Semut api dengan mudah mengapung di permukaan air. Selain kerana tulang luarnya yang antiair. Seekor semut api boleh berjalan di atas air berkat gelembung udara yang ada di samping tubuhnya serta tekanan air itu sendiri. Oleh kerana itu, ketika ribuan semut api menyertai mereka tidak akan tenggelam, bahkan boleh membina sebuah rakit.
Sekumpulan jurutera pun tertarik untuk mencari penjelasan kemampuan semut membina rakit dari perspektif fizik. Mereka pun membekukan ribuan semut api yang membentuk rakit dengan memasukkannya ke dalam nitrogen cair. Dengan begitu, mereka dapat meneliti struktur rakit semut dengan lebih teliti menggunakan mikroskop elektron.
Nathan mlot, seorang mahasiswa pascasarjana Georgia Institute of Technology, Atlanta, yang terlibat dalam kajian itu mendedahkan kekagumannya. "Jalinan semut-semut itu sangat kuat sehingga beg udara terbentuk di antara air dan mereka. Air pun tak boleh menembusi struktur rakit itu," kata mlot.
Rakit semut boleh terbentuk kerana semut-semut itu boleh memanfaatkan kekuatan gelembung udara dari semut di sebelahnya. Mereka saling berpegangan pada rahang bawah atau kaki depan temannya yang mampu menahan beban sampai 400 kali berat mereka. Dengan begitu, mereka boleh membentuk peranti apung bersama-sama dengan menyatukan beg udara kecil di antara mereka.
Semut-semut yang ada di lapisan paling bawah rakit berada tepat di muka air. Semut lain dan menumpuk di atasnya. Struktur ini sangat kuat sehingga sekalipun mereka tenggelam, beg udara mereka akan membawa mereka kembali ke permukaan. Selain itu, mereka juga tetap berusaha mempertahankan bentuk rakit. Ketika para penyelidik dengan susah payah mengambil satu persatu semut yang ada di bahagian atas, semut yang ada di bawah akan akan naik untuk mengisi posisi yang kosong sehingga ketebalan rakit tetap terjaga.
"Kelakuan organisasi sosial seperti ini sangat tidak biasa," kata Joshua King, ahli ekologi serangga dari Central Connecticut State University, New Britain. Kajian ini menegaskan keunikan perilaku kolektif serangga sosial berbanding haiwan lain. "Semut seperti komputer kecil, bekerja mengikut beberapa peraturan kumpulan yang sederhana," tegas mlot.
....
Kelompok semut api yang mengambang bersama adalah rekayasa alami yang luar biasa. Para ilmuwan berusaha mengetahui bagaimana semut-semut itu menciptakan rakit yang aman dan tahan lama dari tubuh mereka sendiri.
Dengan rakit itu, mereka dapat menyelamatkan diri dari banjir di habitat asli semut api di Amerika Selatan, sekaligus bermigrasi ke tempat jauh.
Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Nathan Mlot, ahli rekayasa biologi di Georgia Institute of Technology, Amerika Serikat, mengumpulkan semut api di tepi jalan dan memfilmkan serta membekukan semut itu ketika mereka membentuk kelompok apung. Begitu diletakkan ke dalam air di laboratorium, kelompok semut berbentuk bola itu menyebar.
Semut-semut saling berpegangan, menggunakan cakar, rahang, dan bantalan lengket di kaki mereka, yang mengeluarkan cairan minyak, yang membuat mereka dapat melekat pada permukaan licin. Begitu rakit hidup itu jadi, bentuknya menyerupai kue serabi.
Bagian tubuh terluar semut, yang disebut kutikel, bersifat hidrofobik atau penolak air. Permukaan kasar kutikel membuat semut dapat menahan udara di tubuhnya ketika terendam air dan membentuk lapisan plastron.
"Kelompok besar semut api yang saling berpegangan itu memiliki kemampuan anti air yang lebih tinggi, sehingga seluruh anggota kelompok dapat mengambang sekaligus mencegah air memasuki rakit," kata Mlot.
Rakit semut itu memperoleh keuntungan dari tubuh semut yang kecil. "Pada skala milimeter, semut mempunyai kekuatan besar, kecepatan tinggi, dan kemampuan menahan kantong udara ketika terendam air, yang akhirnya membuat rakit mereka antiair," kata Mlot dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. "Kemampuan ini tampaknya hilang pada ukuran yang lebih besar."
Sayang, rakit semut itu punya kelemahan. Rakit akan buyar dan tenggelam bila air diberi sabun atau surfaktan lain yang merusak tegangan permukaan air.
Selasa, 18 Oktober 2011
PEMIMPIN FUTURISTIK
Pemimpin “baik” akan menelurkan kebijakan demi KEBUTUHAN rakyat yang sifatnya masa kini dan akan datang. Bukannya, mengeluarkan kebijakan sebagai pemenuh TUNTUTAN rakyat. karena tuntutan sangat subjektif dan ga adaaa habisnya!!
Amerika!! negara superpower. negara yang tidak pernah kalah menurut saya. tetapi tetap memiliki kelemahan. kita ketahui bahwa ada 4 konsep diri akan kesadaran kemampuan:
1.Tahu bahwa dia mampu
2.Tahu bahwa dia tidak mampu
3.Tidak tahu kalau dia mampu
4.Tidak tahu kalau dia tidak mampu (SOK HEBAT)
amerika dalam hal “menjamin kesejahteraan” rakyatnya termasuk dalam golongan kedua. mereka tahu bahwa mereka tidak akan mampu menjamin kesejahteraan rakyatnya kalau mereka “kekeuh” bertahan dalam kondisi statis. Hingga Obama menjawab tantangn tersebut “tanpa harus melalui proses ribet yang namanya penggodokan RUU yang lama, pembuatan panja badan penyelenggara,pembuatan tim untuk merancang, dan tanpa memakan waktu belasan tahun” sehingga ketika zaman pemerintahan obama dikenalah pelayanan kesehatan. konsep yang dirintis oleh indonesia sebelum thn 2000an yang hingga kini belum terealisasi sudah dilaksanakan oleh pemimpin amerika ini.
Obama bahkan pernah membatalkan kunjungannya ke Indonesia demi mengupayakan terelasisasinya “kebijakan atas kebutuhan rakyat” ini pada bulan maret silam. tentu yang namanya keputusan selalu ada yang pro dan kontra, dan memang itu “FITRAH”nya.
sekarang tinggal si pemimpin, bagaimana dia bersikap, apakah bersikap FUTURISTIK?? bagaimana dengan pak SBY? Para menteri baru yg besok dilantik? menkes? ketua BEM, ISMKI? dan Kita? sudahkah kita bertindak begitu??
sudahkan kita menjadi pemimpin yg bersifat futuristik??
Minggu, 16 Oktober 2011
bubur KACANG IJO. menjawab 1 masalah mahasiswa FK. *wish
Makanan adalah kebutuhan paling dasar dari makhluk hidup. termasuk bagi mahasiswa pendidikan dokter yang lagi memperjuangkan cita-citanya di kampus madang FK Unsri. Terdapat 3 kelas di kampus madang. satu kelas kira kira berjumlah 120-130 mahasiswa, kalau kita kalkulasikan ada 400an mahasiswa.
Dari 400an mahasiswa ini, berdasarkan sample dikelas saya, terdapat 40% mahasiswa yang berasal dari luar palembang--> mahasiswa rantau yang kos-kosannya tersebar diwilayah madang. Mahasiswa yang ngekos ini, termasuk saya juga sih, jarang yang namanya sarapan pagi. bukan tidak mau, tetapi saat pagi hari disekitar kosan hanya ada jualan nasi uduk. Dulu sih saya sering beli, hingga akhirnya anti klimaks ama nasi uduk (BOSEN). sensasi santannya selalu mengganggu sistem limbik saya =__=.
Ketika sampai kampus. jam setengah 8- jam 8 belum ada yang jualan. Kalaupun ada, yang dijual adalah gorengan (dari bakwan, tahu, tempe, pisang, dan pempek lengkap dengan cukanya). saya rasa semua mahasiswa juga tahu bahwa makanan ini sangat tidak baik dikonsumsi sebagai pengganti sarapan pagi. akan tetapi karena masih sangat pagi, perut lapar, serta tak ada pilihan yang lain. semua pada membeli ini. jadi, "ketersediaan makanan tidak juga menjamin sesuatu yang baik". tergantung makanan seperti apakah yang akan kita santap.
Ketika sampai kampus. jam setengah 8- jam 8 belum ada yang jualan. Kalaupun ada, yang dijual adalah gorengan (dari bakwan, tahu, tempe, pisang, dan pempek lengkap dengan cukanya). saya rasa semua mahasiswa juga tahu bahwa makanan ini sangat tidak baik dikonsumsi sebagai pengganti sarapan pagi. akan tetapi karena masih sangat pagi, perut lapar, serta tak ada pilihan yang lain. semua pada membeli ini. jadi, "ketersediaan makanan tidak juga menjamin sesuatu yang baik". tergantung makanan seperti apakah yang akan kita santap.
tibalah kini saya di blok 20. Blok 20 mengajarkan saya untuk meningkatkan derajat kesehatan melalui PHE (promosi kesehatan). Promosi kesehatan ini ditekankan pada upaya pendidikan *edukasi dan upaya untuk memfasilitasi. masalah makanan adalah sesuatu yang harus dirubah menurut saya. sebagai calon tenaga kesehatan, seharusnya kita memberikan contoh yang baik. bagaimana mau bilang "jangan makan gorengan ya, ga baik itu untuk kesehatan" tapi kerjaan kita makan gorengan terus pas mahasiswa. #kalau saya senengnya pempek. ckckckc..ini lebih parah lagi.
dan tibalah akhirnya saya dibuat GALAU oleh dua orang dosen saya, seorang Professor bidang Obstetri Ginekologi, Prof.dr.Usman Said, Sp.OG(K) dan seorang Profesor di bidang kedokteran okupasi yaitu Prof.dr.Tan Malaka, Dr.PH, Sp.Ok (maaf kalau ada kesalahan posisi dan penulisan gelar).
Prof.Usman saat ceramah jum'at mengecam kami untuk malu kepada burung pipit kecil yang terlentang. kenapa? saat itu burung elang lewat dan melihat burung pipit yang mengangkat kedua kakinya ke atas dalam posisi terlentang. dengan herang sang elang bertanya, dan terjadilah dialog singkat:
Elang : hei pit!! kenapa kau seperti itu?
Pipit : aku dengar langit akan runtuh. karena itu aku menaikkan kakiku untuk menahannya.
Elang: wah, kalau langit rubuh, mungkin kakiku yang besar ini tidak bisa menahannya apalagi dengan kaki kecilmu pit.
Pipit: (si pipit pun menjawab dengan tulus) biarlah... tidak apa kalaupun tidak bisa, paling tidak aku berkontribusi walaupun kecil. berkontribusi untuk menahan langit ini untuk tidak runtuh.
lalu cerita Prof.Tan Malaka,
Ada suatu kasus,dimana ada suara bising dari mesin yang bisa mengganggu fungsi pendengaran seseorang. (perlu diketahui nilai ambang batas kebisingan itu berbeda beda. misal pada lingkungan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, perumahan, nilainya 55dB, ada pula waktu pajanan yang diperbolehkan). Lalu bagaimana yang kamu lakukan???
sebagian besar pasti berpikir untuk memroteksi orang yang bekerja dengan cara menyuruhnya memakai penutup telinga. dan Prof Tan bilang, jangan cepat bilang TUTUP KUPING!! lalu dilanjutkan, mungkin itu bisa memroteksi. tapi apa mungkin kalau dia kerja 8 jam dia tutup telinga terus. sama saja dengan orang tuli. coba kalian dibuat seperti itu. *jeglek*kami tertohok. Langkah real yang bisa diambil adalah memodofikasi mesinnya bagaimana agar suaranya tidak terlalu bising. Lalu, bagaimana caranya?? kita kan dokter bukan orang mesin. Karena itu kita harus kerja lintas sektoral. cari engineer, mereka yang buat mesinseperti itu. jadi mereka juga punya tanggung jawab atas mesin yang mereka buat. kalau sudah selesai. semua beres bukan.
Menurut saya itu merupakan dua cerita sangat singkat yang hanya didapat dari pengalaman hidup yang panjang. lalu bagaimana implementasinya dalam masalah "makanan" tadi?
jadi. singkat cerita saya ada ide mau menambah menu dengan bekerja sama dengan salah satu penjual di kantin kita. "mustahil kalo dipikirkan saja, harus dijalankan untuk mengidentifikasi letak kemustahilan". nah.. berhubung saat ini masih sendirian, saya juga masih menunggu terbentuknya kakak asuh & adik asuh G.A.L.A.U. jadi nanti mereka yang akan mengelola ini, agar nanti mereka belajar bagaimana berwirausaha. yang mau saya jual adalah "BUBUR KACANG IJO".
kenapa harus bubur kacang ijo??
Kelebihan dari kacang hijau, walaupun direbus lama ( sampai hancur ) khasiat kacang hijau tidak berkurang dan tidak terpengaruh panas. Berbeda dengan bahan makanan yang lain seperti sayur, buah, dan ramuan tradisional lainnya yang apabila di rebus terlalu lama akan menurunkan khasiat obatnya. Kandungan gizi yang terdapat dalam 110 gr kacang hijau adalah 345 kalori, 22,2 gr protein, 1,2 gr lemak, dan sisanya berupa vitamin A, vitamin B1, fosfor, zat besi, mangan. Selain enak dan banyak mengandung banyak vitamin dan mineral manfaat kacang hijau juga dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti beri -beri, radang ginjal, tekanan darah tinggi, keracunan alkohol dan pestisida, mengurangi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dan menurunkan demam.
hhahaha, ga prestise banget yaa^^ mau jadi pengusaha tapi jualannya cuma bubur kacang ijo... dan lagi pasti bakal banyak yang tertawa, memang ada yang mau beli? memangnya menguntungkan? emang sempet sambil kuliah? gimana caranya bisa sukses? well, yang namanya dunia bisnis. selalu ada yang untung dan rugi. tapi, yang tidak berani mencoba adalah yang paling merugi.
yg bisa saya jawab dari pertanyaan di atas adalah: "cuma orang yang bisa melihat masa depan yang boleh tertawa, kalau tidak bisa ya tunggu saja :) "
Franz Sinatra Yoga
CEO G.A.L.A.U
CEO G.A.L.A.U
Founder Portland Medical Outlet
20.24
FRANZ SINATRA YOGA





