Kastrat- Dari Diri Sejak Dini
kastrat itu ibarat angin segar yg menggugurkan daun daun tua, bukan karna membencinya, tapi karena itulah saatnya gugur...demi mengusung momentum daun muda untuk tumbuh...agar tujuan yg lebih penting, mempertahankan kehidupan si pohon, dapat terlaksana- Franz Sinatra Yoga.
Antara Hipotesis Gaia, Al-Qur'an, dan Inversi Suhu
Apakah yang dimaksud dengan Hipotesis Gaia? Dinamai menurut Dewi Bumi bangsa Yunani kuno, teori ini menggambarkan planet kita sebagai sebuah sistem yang hidup, bernafas dan sebagai satu kesatuan yang memiliki aturan sendiri..
Kamis, 27 September 2012
ALL ABOUT PREECLAMPSIA - Preeklampsia - Hipertensi dalam kehamilan
-seizures are
only one of several clinical manifestation of “severe” preeclampsia.
-Proposed
etiologies include cerebral vasospasm with local ischemia, hypertensive
encephalopathy with hyperperfusion, vasogenic edema, and endothelial damage.
-Exactly how
magnesium acts as an anticonvulsant in eclampsia is not known. Several
mechanisms have been proposed, including selective vasodilatation of the
cerebral vasculature,
protection of
endothelial cells from damage by free radicals, prevention of calcium ion entry
into ischemic cells, and/or as a competitive antagonist to the glutamate
Nmethyl- D-aspartate receptor (which is epileptogenic).
-Magnesium also
appears to selectively increase cerebral blood flow and oxygen consumption in
women with preeclampsia
-The maintenance
dose of magnesium sulfate is 2 to 3 g/h administered as a continuous
intravenous
infusion. The maintenance phase is given only if a patellar reflex is present
(loss of deep
tendon reflexes is the first manifestation of symptomatic hypermagnesemia),
respirations are
greater than 12 per minute, and urine output is greater than 100 mL in 4 hours.
Reference:
Errol r. Norwitz, md, phd,*
chaur-dong hsu, md, Mph,† and john
t. Repke, md†.acute
complications Of preeclampsia. Clinical obstetricsandgynecology
Volume 45, number 2, 308–329 © 2002,
lippincott williams & wilkins, inc.
Patogenesis PREEKLAMPSIA
terkait Plasenta
-
The pathogenesis of preeclampsia is complex; numerous genetic, immunologic, and
environmental factors interact. It has been suggested that preeclampsia is a
two-stage disease (1). The first stage is asymptomatic, characterized by
abnormal placental development during the first trimester resulting in
placental insufficiency and the release of excessive amounts of placental
materials into the maternal circulation. This in turn leads to the second,
symptomatic stage, wherein the pregnant woman develops characteristic
hypertension, renal impairment, and proteinuria and is at risk for the HELLP syndrome
(hemolysis, elevated liver function enzymes and low platelets), eclampsia, and
other endorgan damage.
Placentation Abnormalities
(Stage I)
- Pathologic
examination of placentas from preeclamptic pregnancies generally reveals
placental
infarcts and sclerotic
narrowing of arteries and arterioles, with characteristic diminished
endovascular invasion by cytotrophoblasts and inadequate remodeling of the
uterine spiral arterioles (2). Although gross pathologic changes are not always
seen in the placentas of women with preeclampsia
- It is believed
that placental angiogenesis is defective in preeclampsia, as evidenced by
failure of the cytotrophoblasts to convert from a more epithelial to
endothelial phenotype, based on cell surface marker studies (6,7). Normally,
invasive cytotrophoblasts downregulate the expression of adhesion molecules
that are characteristic of their epithelial cell origin and adopt a cellsurface
adhesion phenotype that is typical of endothelial cells, a process that is
referred to as pseudovasculogenesis (7,8). In preeclampsia, cytotrophoblast
cells fail to undergo this switching
of cell-surface
integrins and adhesion molecules (5). This abnormal cytotrophoblast
differentiation is an early defect that may eventually lead to placental ischemia.
-
Moreover,mechanical constriction of the uterine arteries produces hypertension,
proteinuria, and, in some species, glomerular endotheliosis, supporting an
causative role for placental ischemiain the pathogenesis of preeclampsia
The Maternal Syndrome
(Stage II)
-The abnormal
placentation that results from failure of trophoblast remodeling of uterine
spiral arterioles is thought to lead to the release of secreted factors that
enter the mother’s circulation, culminating in the clinical signs and symptoms
of preeclampsia. All of the clinical manifestations of preeclampsia can be
attributed to glomerular endotheliosis, increased vascular
permeability,
and a systemic inflammatory response that results in end-organ damage and/or
hypoperfusion. These clinical manifestations typically occur after the 20th
week of pregnancy.
-mechanism of hypertension and proteinuria in preeclampsia is not well
understood.
- Eclampsia, the
possibility that severe hypertension might disturb cerebral autoregulation and
disrupt the blood–brain barrier. The cerebral edema of eclampsia predominantly
involves the posterior, parieto-occipital lobes and is similar to images described
in reversible posterior leukoencephalopathy syndrome.
Reference:
Michelle
Hladunewich,* S. Ananth Karumanchi,† and Richard Lafayette‡.Pathophysiology of the Clinical
Manifestations of Preeclampsia.Clin
J Am Soc Nephrol 2: 543-549, 2007. doi: 10.2215/CJN.03761106
Mekanisme kerja MgS04
pada pasien Preeklampsia
1.
Sistem susunan syaraf dan cerebro vaskuler. Mekanisme dan aksi magnesium sulfat mesih belum
diketahui dan menjadi pokok pembahasan. Beberapa penulis berpendapat bahwa aksi
magnesium sulfat di perifer pada neuromuskular junction dengan minimal atau
tidak ada sama sekali pengaruh pada sentral. Tapi sebagian besar penulis
berpendapat bahwa aksi utamanya adalah sentral dengan efek minimal blok
neuromuskuler. Borges dan Gucer (1978)
mengajukan bukti yang meyakinkan bahwa ion magnesium menimbulkan efek pada
susunan saraf pusat yang jauh lebih spesifik dari pada depresi umum.
2.
Sistem neuromuskular Magnesium mempunyai pengaruh depresi langsung terhadap otot rangka.
Kelebihan magnesium dapat menyebabkan :
- Penurunan pelepasan asetilkolin pada motor end-plate
oleh syaraf simpatis.
- Penurunan kepekaan motor end-plate terhadap
asetilkolin.
- Penurunan amplitudo potensial motor end-plate.
Pengaruh yang paling berbahaya adalah hambatan
pelepasan asetilkolin. Akibat kelebihan magnesium terhadap fungsi neuromuskular
dapat diatasi dengan pemberian kalsium, asetilkolin dan fisostigmin. Bila kadar
magnesium dalam darah melebihi 4 meq/liter reflek tendon dalam mulai berkurang
dan mungkin menghilang dalam kadar 10 meq/liter. Oleh karena itu selama
pengobatan magnesium sulfat harus dikontrol refleks fatela
3. Sistem kardiovaskular. Kadar magnesium 2-5 meq/liter dapat menurunkan tekanan
darah. Hal ini terjadi karena pengaruh vasodilatasi pembuluh darah, depresi
otot jantung dan hambatan gangguan simpatis. Magnesium sulfat dapat menurunkan
tekanan darah pada wanita hamil dengan preeklampsia dan eklampsia, wanita tidak
hamil dengan tekanan darah tinggi serta pada anak-anak dengan tekanan darah
tinggi akibat penyakit glomerulonefritis akut.
4. Sistem
pernapasan. Magnesium dapat
menyebabkan depresi pernapasan bila kadarnya lebih dari 10 meq/liter bahkan
dapat menyebabkan henti napas bila kadarnya mencapai 15 meq/liter
5. Uterus. Hutchinson
dkk meneliti 32 penderita yang diberi 4 gram MgSO4 secara intravena dan
mendapatkan adanya penurunan kontraksi uterus yang nyata pada 21 penderita ,
pada 7 penderita terdapat penurunan kontraksi uterus yang sedang dan pada 4
penderita malah di dapatkan penambahan kekuatan kontraksi uterus.
Pada tahun 1959, Hall melakukan penelitian invitro
efek magnesium sulfat pada miometrium. Pada penelitian ini megnesium sulfat
menyebabkan relaksasi bila konsentrasi mencapai 8-19 mEq/1, penghambatan
sempurna dicapai bila konsentrasi magnesium 14-30 mEq/1. pada penelitian
invivo, digunakan magnesium sulfat dengan kadar dalam darah 5-8 mEq/1. Toksisitas
tampak bila kadar dalam darah mencapai kurang lebih 10 mEq/1. Hall juga
mendemontrasikan perpanjangan proses persalinan pada penderita preeklampsia
yang diberikan pengobatan dengan magnesium sulfat. Lama proses persalinan
secara berlangsung sebanding dengan kadar magnesium sulfat dalam darah.
Kadar magnesium dalam serum untuk tokolitik
dipertahankan pada kadar 4-9 mg/dl. Bila digunakan sebagai tokolitik,
toksisitas magnesium sulfat sangat jarang meskipun kecepatan pemberiannya
kurang lebih 4 g/jam atau pasien penderita penyakit ginjal. Refleks patella
akan menghilang bila kadar magnesium plasma 9-13 mg/dl, depresi pernapasan
terjadi pada kadar 14 mg/dl. Sebagai antodotum untuk toksisitas magnesium
adalah 1 g kalsium glukonas yang dinerikan secara intravena.
More info and reference:
http://www.pogi.or.id/pogi/downloads
tentang Hipertensi dalam kehamilan RCOG 2010 dan
Hipertensi dalam kehamilan HKFM POGI
Senin, 24 September 2012
Menghafal?? OH NO!!
Kemampuan seseorang dalam belajar sangat
berbeda-beda. terutama akan pelajaran yg sifatnya teori dan menuntut
kemampuan menghafal yang baik. contohnya aja pelajaran biologi.
Pelajaran yang kurang sy sukai semasa SMA. Terus yang jadi masalah, saya
malah jadi mahasiswa kedokteran. Di dalamnya malah buanyaaak banget
ilmu yang sifatnya menghafal. saya mau share sedikit deh nasib saya
sebagai orang biasa dalam dunia hafal menghafal...
Ada
manusia yang dilahirkan dengan bakat pintar, walau kadang kita selalu
ber"rasional"isasi bahwa bakat itu hanya kecil pengaruhnya dalam
kesuksesan, nyatanya orang-orang seperti itu memang ada. Toh mereka
tetep aja sukses. Contohnya saja temen referat saya selama koass di
bagian interna berinisial CJ, orangnya pintar minta ampuun. haha...
kelebihan seperti ini kerap membuat saya yang manusia biasa cuma bisa
berdehem dalam hati. Sabar ya nak... hahaha.
Ada lagi kemampuan lain yang membuat
saya berdehem... ga usah jauh-jauh. Orang terdekat saya di kampus (my
honey, cieee *jgn muntah). Dia punya kemampuan unik dalam menghafal,
yang bagi saya rasanya sangat mustahil bin mustahal. Menghafal dengan
cukup cepat, cepat juga pas ngebaca, dan bagian buku yang dihafalnya
bagaikan di potret. Jadi kalau mau di ulang, dia ngebayangin di udara
bagian buku yang udah di liat tadi. Persisssssssssss sama posisi,
kalimat, koma, dllnyaa.. beda ama sy yang kalau baca buku udah lamaa, ga
hapal pula, alhasil selalu nanya ama dia gimana cara ngapal =__=,,,
jawabannya simple... "di bayangin, kaya di foto aja.. terus dibayangin".
Okee, mudah diingat jawabannya, sulit dilakukan oleh saya. syaalalalala..
bakat lain yang menarik, ketika
membaca sesuatu yang akan di hapal. Temen sy selalu mengulangi apa yang
di baca dengan berbicara. Mungkin semua dari kita sering seperti itu,
tapi temen saya yang ini cuma sekali atau dua kali ngulang langsung
hafal. Dia juga inget bagian-bagian mana saja yang sudah di bacanya.
Sungguh.. terlalu...
SELAIN BAKAT... ada juga yang
namanya "keuletan"... ini bukan berbicara soal "ulet yang bakal berubah
jadi kupu-kupu", melainkan soal ulet yang membantu kita menghafal.
Berbagai macam cara yang dilakukan
teman-teman saya dalam menghafal..saya yakin bukan hanya di FK ini, tapi
semua FK... Bagi sejawat yang tipe belajarnya auditori. Diantara mereka
ada yang merekam suaranya sendiri. Lalu mereka putar ulang hingga
mereka hapal. Sayangnya learning style saya visual.. haha
Ada yang rajin menulis di buku atau
lembaran-lembaran kertas, membuat rangkuman, dll.. dimanapun bisa
menulis, maka dia akan menulis. bahkan temen sy sangat rajin membuat
kerkon (kerangka konsep). Praktis hal ini juga sangat membantu dalam
menghafal. Asal kita ngerti kerangka konsep yang dibuat. Karena pada
umumnya, kerangka konsep itu akan bagus dan mudah dipahami bila di buat
sendiri dan memiliki banyak referensi. Begitu pula dengan catatan/
rangkuman yang baik, harus ditunjang dengan tulisan yang rapi dan DAPAT
dibaca,,, yang jadi massalah tulisan saya itu jelek....dan paling parah,
saya MALES banget nulis dan membaca teori panjang-panjang.
LALU bagaimana nasib orang-orang seperti saya?? saya yakini pasti banyak di dunia ini bernasib sama seperti saya.. heehehee...
izinkan saya berbagi pengalaman...
sangat salut kepada teman2 yang sudah saya ceritakan di atas. Mereka itu
orang-orang luar biasa dan kadang membuat kita iri akan kemampuan dan
keuletan yang dimiliki. Akan tetapi saya sangat memahami beberapa hal
penting dalam pembelajaran.
hal
terpenting dalam sebuah pembelajaran adalah "mengenal diri kita"
terlebih dahulu... seperti yang sempat saya sampaikan ketika mengisi
pelatihan PKM untuk MABA FK Unsri 2012. Kita sebagai manusia tentu
memiliki kekurangan dan kelebihan. Sayangnya kekurangan, selalu menjadi
tolak ukur. Kekurangan selalu mejadi hal yang menarik untuk
diperbincangkan. Kekurangan selalu menyita banyak waktu kita, untuk
memperbaiki kekurangan yang kita miliki. Kita juga cenderung berpikir
bagaimana menjadi manusia "tanpa" kekurangan. Terlihat dengan sibuknya
kita meminimalisir kekurangan yang kita miliki, mengentaskan kekurangan
yang kita miliki, Padahal disisi lain, kita memiliki kelebihan.. bisa
jadi waktu kita untuk mengembangkan kelebihan yang kita miliki tidaklah
lebih banyak daripada kita memperbaiki keurangan kita. Sehingga
kelebihan yang kita miliki tidak begitu menonjol. Padahal hal tersebut
bila di asah bisa menjadi "pembeda" antara kita dan mereka..menurut
saya, perbesarlah dulu kelebihan yang kita miliki. Baru diikuti dengan
memperkecil kekurangan yang melekat di tubuh kita. Tentu hal ini bisa
kita lakukan bila kita kenal dengan diri kita sendiri. Sudahkah anda
kenal dengan diri anda??
Sedikit perkenalan diri saya, telah saya sampaikan sebelumnya bahwa saya ini kelemahannya auditori,, akan tetapi sekarang sudah minimal, insyaAllah..
kemampuan visual lebih dalam tertanam dalam diri saya, karena itu saya
sering mencari referensi pelajaran dari internet berupa "gambar",
"skema", bahkan "video" kedokteran... untuk video teman2 bisa search di
youtube, ada juga beberapa video yang saya miliki secara khusus dan
tidak bisa di search di internet (kalau mau boleh minta ke saya deh
pakai Flashdisk..hehehe).
walaupun kuat di visual bukan
berarti saya bisa "potret" hapalan.. tetep aja ga bisa.. alhamdulillah
saya suka menggambar, Jadi saya sering menggambar hal-hal penting yang
mempermudah saya menghafal. Disamping itu, dengan menggambar hapalan
kita akan menjadi lebih detail. Hal ini juga akan membantu kita untuk
menjelaskan kepada orang lain bila orang tersebut sulit mencerna
kata-kata yang kita sampaikan.
Sedikit keuntungan, saya lebih mudah
mencerna sesuatu. Apabila yang saya cerna itu sebuah konsep. Tanpa
berusaha menghapalpun saya akan hapal dengan sendirinya. Setelah
melewati beberapa blok, saya dapat melihat bahwa semua blok memiliki
konsep-konsep sendiri. Karena itu hal yang saya lakukan adalah memahami
konsep-konsep tersebut. Karena konsep dasar itu sangat logis. dan saya
suka yang logis. teori-teori yang susah dihapal itu muncul dari
konsep-konsep yang sangat dasar, akan mudah bila kita sudah memahami dan
menguasai konsep dasarnya. Karena ga mungkin kita menghabiskan waktu
menghapal konsep, ada baiknya memilah konsep mana saja yang akan kita
hapal. Tentukan pula teori yang memang harus kita hapal mati. Biasanya
saya menghabiskan minggu terakhir menjelang ujian untuk menghafal teori
seperti ini, karena ini sifatnya short memory bagi saya..
well.. hal lain yang penting..
Untuk
sukses di kedokteran ini bukan menghafal atau paham tentang sebuah
materi.. banyak sudut lain yang tidak bisa dicapai dengan otak mahasiswa
kedokteran.. gesture, softskill, action, feeling, intuition, etc adalah
banyak hal yang harus kita dapatkan dalam kurun waktu 6,5 tahun...
dan yakinilah... bahwa manusia diciptakan sedemikian rupa dengan kekurangan yang dimilikinya...
orang yang memahami itu, tidak pernah menganggap dirinya rendah...
setiap di berkaca sebelum menuju kampus... dia akan berpikir mendapatkan sesuatu yang baru..
salam hangat. Hidup Mahasiswa!!!
Selasa, 04 September 2012
Surat ku untuk kalian
Bismillah
Sholawat dan salam pada nabi besar Muhammad sholallahu’alaihiwassalam
Semoga Allah merahmati diriku dan kalian
‘Sesungguhnya amal-amal itu (harus) dengan niat dan sesungguhnya setiap (amal) seseorang itu tergantung niatnya. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijrahnya (dinilai) kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya diniatkan untuk (kepentingan harta) dunia yang hendak dicapainya atau karena seorang wanita yang hendak dinikahinya, maka nilai hijrahnya sesuai dengan tujuan niat ia berhijrah.” (HSR. Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab Shahihnya).
Wahai saudara-saudaraku sekalian, aku berharap dan berdoa semoga kebaikan dunia dan akhirat selalui menyertai kita semua. Sungguh aku benar-benar telah melewati masa-masa yang memaksa diriku untuk berfikir mengenai tujuan dari kehidupan dan kematian yang akan mendatangiku, alasan dari keberadaan diriku dan segala hal yang menyertaiku. Hingga aku benar-benar berharap bisa menyelami makna dan keindahan firman Allah (semoga Allah senantiasa memberi dan menambah taufiknya pada hatiku)
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (mentauhidkan) kepada-Ku” (adz dzaariyaat : 56)
Inilah yang seharusnya menjadi suatu kaedah yang melekat dengan kuat didasar hati kita yang tidak akan tercabut meskipun ruh kita harus terlepas karenanya, yang tidak diutamakan hal-hal lain atasnya, dan mengecilkan semua perkara yang tidak berkaitan dengannya.Sungguh keikhlasan dan kejujuran kita terhadap Allah yang akan membedakan tingkatan keagungan perkara ini didalam hati kita, serta komitmen terhadap-Nya lah yang akan melahirkan kekuatan dan keberanian untuk berkorban harta dan jiwa demi mengharapkan wajah-Nya.
Wahai saudara-saudara yang aku berharap Allah menanamkan rasa kecintaan ku terhadap kalian hanya diatas keimanan kepada-Nya, bersyukurlah kita atas apa yang telah Allah berikan kepada kita, demi Allah, jika Allah menuntut pembalasan atas apa yang di anugrahkan-Nya kepada kita niscaya tidak akan terbayar meskipun kita hidup hanya untuk berusaha mengganti apa-apa yang telah di takdirkan oleh-nya untuk berada di bawah kepemilikan dan penguasaan kita. Tidak adak yang Dia tuntut dari kita selain dari pemurnian dan ketulusan kita dalam beribadah kepada-nya.
Telah kita ketahui bersama bahwasanya kita akan hidup dan mati didunia ini, hanya saja yang menjadi pertanyaan adalah kehidupan seperti apa yang akan kita jalani. Dengan kebaikan atau keburukan semuanya adalah pilihan yang akan menyertai sisa-sisa umur kita. Barang siapa yang dipenuhi oleh cita-cita, tujuan dan harapan yang baik maka pujilah Allah, dan semoga Allah menyampaikannya pada wujud amalan atau minimal telah menerima seluruh niat baik tersebut jika kehendak-nya berbeda dari rencana kita
Tidak ada yang mendorong diriku untuk menulis surat ini melainkan keinginanku untuk mendapatkan kebaikan dan membagi kebaikan tersebut kepada kalian. Demi Allah, aku telah lama berfikir dan berencana dimasa mendatang untuk membangun rumah Allah (masjid), yang akan ditegakkan didalamnya sholat fardhu berjama’ah, tempat mendidik generasi-generasi muda agar paham dan mengerti perkara Islam yang menjadi pedoman di dunia yang hanya menjadi ujian bagi anak keturunan Adam ‘alaihissalam, dan menjadi pembendaharaan amal sholeh yang akan menyelamatkan diriku dari adzab yang demi Allah telah tercipta dan telah ditetapkan menjadi tempat kembali bagi hamba-hamba yang memilih menjalani kehidupan dengan pembangkangan dan kelalaian.
“Barangsiapa membangun masjid –karena mengharap wajah Allah- maka Allah akan membangunkan untuknya yang semisalnya di dalam syurga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Dan dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lafal: “rumah di dalam syurga.”
Tidaklah niat ini akan terlaksana melainkan dengan keikhlasan, keteguhan, dan perencanaan yang harus dipersiapkan dengan matang. Dengan alasan inilah aku mengirimi surat ini kepada kalian dengan harapan kalian bisa memberikan komitmen kalian, baik berupa harta, tenaga, ataupun pikiran ketika telah tiba waktunya untuk membantu terwujudnya cita-cita yang sepantasnya dimiliki oleh orang-orang yang masih memiliki kecintaan terhadap dakwah Islam.
” Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati “. (Al Baqarah : 274 )
Dari Abu Huraira radhiyallahu `anhu , ia berkata : “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda : “Siapa yang bersedekah dengan sebiji korma yang berasal dari usahanya yang halal lagi baik (Allah tidak menerima kecuali dari yang halal lagi baik), maka sesungguhnya Allah menerima sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya kemudian Allah menjaga dan memeliharnya untuk pemiliknya seperti seseorang di antara kalian yang menjaga dan memelihara anak kudanya. Hingga sedekah tersebut menjadi sebesar gunung.” Muttafaq ’alaih.
” Sesunggunhnya shadaqah secara sembunyi-sembunyi bisa memadamkan kemurkaan Rabb (Allah)” (Shahih At-targhib)
“Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya diantaranya yaitu: “Seseorang yang menyedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Wahai saudara-saudaraku, aku berharap bisa menanamkan keinginan ku ini kedalam hati-hati kalian semua, sehingga nantinya kita bisa bersama-sama melaksanakannya, dan jikalau aku gagal, maka kalian yang menjadi saksi di hadapan Allah bahwa aku ingin menyelamatkan diri dari adzabnya dengan membangun rumahnya di bumi kehidupan, bahkan jikalau kematian datang mendahului cita-cita ku aku berharap ada diantara kalian yang ingin meneruskan harapanku ini. dan juga menjadi tujuanku untuk mengajak agar kita semua kembali mengingat keutamana-keutaman mengeluarkan harta dijalan Allah yang sebenarnya telah kita pelajari semenjak kita kecil.
Kesempatan untuk berniat baik dan mewujudakannya menjadi amalan hanya diberikan sebelum ruh mencapai kerongkongan kita, setelah itu tidak akan di terima meskipun kita menginfaqkan emas yang meliputi langit dan bumi. Sehingga sebiji kurma yang kita infaq kan dengan ikhlas di kehidupan dunia akan lebih berharga dibandingkan seluruh kekayaan dunia yang bisa kita tawarkan dipengadilan akherat.
Semoga Allah mengampuni, memperbaiki, dan mengganti kesalahan-kesalahan yang ku perbuat dari tindakan ku ini dengan kebaikan, ku akhiri surat ini dengan memuji Allah
Walhamdulillahirrabil’alamin
surat ini di tulis oleh sahabat saya.
Sholawat dan salam pada nabi besar Muhammad sholallahu’alaihiwassalam
Semoga Allah merahmati diriku dan kalian
‘Sesungguhnya amal-amal itu (harus) dengan niat dan sesungguhnya setiap (amal) seseorang itu tergantung niatnya. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka (pahala) hijrahnya (dinilai) kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya diniatkan untuk (kepentingan harta) dunia yang hendak dicapainya atau karena seorang wanita yang hendak dinikahinya, maka nilai hijrahnya sesuai dengan tujuan niat ia berhijrah.” (HSR. Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab Shahihnya).
Wahai saudara-saudaraku sekalian, aku berharap dan berdoa semoga kebaikan dunia dan akhirat selalui menyertai kita semua. Sungguh aku benar-benar telah melewati masa-masa yang memaksa diriku untuk berfikir mengenai tujuan dari kehidupan dan kematian yang akan mendatangiku, alasan dari keberadaan diriku dan segala hal yang menyertaiku. Hingga aku benar-benar berharap bisa menyelami makna dan keindahan firman Allah (semoga Allah senantiasa memberi dan menambah taufiknya pada hatiku)
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah (mentauhidkan) kepada-Ku” (adz dzaariyaat : 56)
Inilah yang seharusnya menjadi suatu kaedah yang melekat dengan kuat didasar hati kita yang tidak akan tercabut meskipun ruh kita harus terlepas karenanya, yang tidak diutamakan hal-hal lain atasnya, dan mengecilkan semua perkara yang tidak berkaitan dengannya.Sungguh keikhlasan dan kejujuran kita terhadap Allah yang akan membedakan tingkatan keagungan perkara ini didalam hati kita, serta komitmen terhadap-Nya lah yang akan melahirkan kekuatan dan keberanian untuk berkorban harta dan jiwa demi mengharapkan wajah-Nya.
Wahai saudara-saudara yang aku berharap Allah menanamkan rasa kecintaan ku terhadap kalian hanya diatas keimanan kepada-Nya, bersyukurlah kita atas apa yang telah Allah berikan kepada kita, demi Allah, jika Allah menuntut pembalasan atas apa yang di anugrahkan-Nya kepada kita niscaya tidak akan terbayar meskipun kita hidup hanya untuk berusaha mengganti apa-apa yang telah di takdirkan oleh-nya untuk berada di bawah kepemilikan dan penguasaan kita. Tidak adak yang Dia tuntut dari kita selain dari pemurnian dan ketulusan kita dalam beribadah kepada-nya.
Telah kita ketahui bersama bahwasanya kita akan hidup dan mati didunia ini, hanya saja yang menjadi pertanyaan adalah kehidupan seperti apa yang akan kita jalani. Dengan kebaikan atau keburukan semuanya adalah pilihan yang akan menyertai sisa-sisa umur kita. Barang siapa yang dipenuhi oleh cita-cita, tujuan dan harapan yang baik maka pujilah Allah, dan semoga Allah menyampaikannya pada wujud amalan atau minimal telah menerima seluruh niat baik tersebut jika kehendak-nya berbeda dari rencana kita
Tidak ada yang mendorong diriku untuk menulis surat ini melainkan keinginanku untuk mendapatkan kebaikan dan membagi kebaikan tersebut kepada kalian. Demi Allah, aku telah lama berfikir dan berencana dimasa mendatang untuk membangun rumah Allah (masjid), yang akan ditegakkan didalamnya sholat fardhu berjama’ah, tempat mendidik generasi-generasi muda agar paham dan mengerti perkara Islam yang menjadi pedoman di dunia yang hanya menjadi ujian bagi anak keturunan Adam ‘alaihissalam, dan menjadi pembendaharaan amal sholeh yang akan menyelamatkan diriku dari adzab yang demi Allah telah tercipta dan telah ditetapkan menjadi tempat kembali bagi hamba-hamba yang memilih menjalani kehidupan dengan pembangkangan dan kelalaian.
“Barangsiapa membangun masjid –karena mengharap wajah Allah- maka Allah akan membangunkan untuknya yang semisalnya di dalam syurga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Dan dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lafal: “rumah di dalam syurga.”
Tidaklah niat ini akan terlaksana melainkan dengan keikhlasan, keteguhan, dan perencanaan yang harus dipersiapkan dengan matang. Dengan alasan inilah aku mengirimi surat ini kepada kalian dengan harapan kalian bisa memberikan komitmen kalian, baik berupa harta, tenaga, ataupun pikiran ketika telah tiba waktunya untuk membantu terwujudnya cita-cita yang sepantasnya dimiliki oleh orang-orang yang masih memiliki kecintaan terhadap dakwah Islam.
” Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati “. (Al Baqarah : 274 )
Dari Abu Huraira radhiyallahu `anhu , ia berkata : “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda : “Siapa yang bersedekah dengan sebiji korma yang berasal dari usahanya yang halal lagi baik (Allah tidak menerima kecuali dari yang halal lagi baik), maka sesungguhnya Allah menerima sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya kemudian Allah menjaga dan memeliharnya untuk pemiliknya seperti seseorang di antara kalian yang menjaga dan memelihara anak kudanya. Hingga sedekah tersebut menjadi sebesar gunung.” Muttafaq ’alaih.
” Sesunggunhnya shadaqah secara sembunyi-sembunyi bisa memadamkan kemurkaan Rabb (Allah)” (Shahih At-targhib)
“Tujuh kelompok yang akan mendapatkan naungan dari Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya diantaranya yaitu: “Seseorang yang menyedekahkan hartanya dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.” (Muttafaq ‘alaih)
Wahai saudara-saudaraku, aku berharap bisa menanamkan keinginan ku ini kedalam hati-hati kalian semua, sehingga nantinya kita bisa bersama-sama melaksanakannya, dan jikalau aku gagal, maka kalian yang menjadi saksi di hadapan Allah bahwa aku ingin menyelamatkan diri dari adzabnya dengan membangun rumahnya di bumi kehidupan, bahkan jikalau kematian datang mendahului cita-cita ku aku berharap ada diantara kalian yang ingin meneruskan harapanku ini. dan juga menjadi tujuanku untuk mengajak agar kita semua kembali mengingat keutamana-keutaman mengeluarkan harta dijalan Allah yang sebenarnya telah kita pelajari semenjak kita kecil.
Kesempatan untuk berniat baik dan mewujudakannya menjadi amalan hanya diberikan sebelum ruh mencapai kerongkongan kita, setelah itu tidak akan di terima meskipun kita menginfaqkan emas yang meliputi langit dan bumi. Sehingga sebiji kurma yang kita infaq kan dengan ikhlas di kehidupan dunia akan lebih berharga dibandingkan seluruh kekayaan dunia yang bisa kita tawarkan dipengadilan akherat.
Semoga Allah mengampuni, memperbaiki, dan mengganti kesalahan-kesalahan yang ku perbuat dari tindakan ku ini dengan kebaikan, ku akhiri surat ini dengan memuji Allah
Walhamdulillahirrabil’alamin
surat ini di tulis oleh sahabat saya.
Minggu, 19 Agustus 2012
nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita dan sebelum suasana kehidupan kita berubah.
yang pasti itu ada 2: nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita dan sebelum suasana kehidupan kita berubah.
1. buat yg masih kecil nikmatilah masa lebaran dpt THR... nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
2.buat yg udah remaja (kaya saya nih ye..) nikmatilah suasana lebaran bareng keluarga sepuas2nya...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
3.buat yg dewasa muda (kaya saya juga) nikmatilah lebaran sebelum anda berkeluarga, pasti sensasinya beda...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
4.buat yang udah berkeluarga, nikmatilah lebaran sebelum anda punya anak yang masih kecil-kecil..nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
5.buat yang anaknya udah gede, nikmatilah lebaran sebelum anak2 anda menikah dan pergi meninggalkan rumah orang tuanya...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
6. buat yang anaknya udah menikah.. nikmati lebaran seperti masa nikah muda tetapi dengan usia berbeda...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
7.buat yang udah punya cucu, nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
1. buat yg masih kecil nikmatilah masa lebaran dpt THR... nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
2.buat yg udah remaja (kaya saya nih ye..) nikmatilah suasana lebaran bareng keluarga sepuas2nya...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
3.buat yg dewasa muda (kaya saya juga) nikmatilah lebaran sebelum anda berkeluarga, pasti sensasinya beda...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
4.buat yang udah berkeluarga, nikmatilah lebaran sebelum anda punya anak yang masih kecil-kecil..nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
5.buat yang anaknya udah gede, nikmatilah lebaran sebelum anak2 anda menikah dan pergi meninggalkan rumah orang tuanya...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
6. buat yang anaknya udah menikah.. nikmati lebaran seperti masa nikah muda tetapi dengan usia berbeda...nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
7.buat yang udah punya cucu, nikatilah lebaran sebelum Allah memanggil kita.
"bulan syawal kan terbatas, boleh gabung 2 niat? niat shaum syawal dan shaum qadha sekaligus?"
-
1. “siapa melaksankan shaum Ramadhan, lantas ia ikuti dengan puasa 6 hari Syawal, seakan-akan ia melakukan shaum setahun penuh" (HR Muslim)
-
2. hukum shaum 6 hari di bulan syawal adalah sunnah | semua ulama bersepakat tentangnya, tiada perbedaan :)
-
3. dari hadits itu juga, ada pendapat bahwa qadha ramadhan (bayar hutang puasa ramadhan) | sedianya didahulukan sebelum shaum sunnah syawal
-
4. karena lafadz "siapa melaksankan shaum Ramadhan, lantas ia ikuti.." | meminta kita untuk sempurnakan dulu shaum Ramadhan
-
5. jamak diketahui pula hutang Ramadhan membuat shaum Ramadhan tidak lengkap | karena itu hendaklah sempurnakan dulu, barulah puasa syawal
-
6. juga hadits "karena hutang kepada Allah lebih berhak dilunasi!” (HR. Bukhari) | sebagai penguat untuk dahulukan shaum qadha
-
7. juga perkara "ma'lumun minaddini bi adh-dharurah" (perkara yg diketahui umum dlm agama) | bahwa yang wajib didahulukan dari sunnah
-
8. dan seandainya meninggal seseorang sebelum tunai kewajiban ganti shaum (qadha) | maka itu jadi hutang yang harus dilunasi ahli-waris
-
9. "siapa meninggal dunia sedangkan ia (masih) dalam kewajiban berpuasa, maka walinya (kerabatnya) berpuasa untuknya" (HR Bukhari- Muslim)
-
10. semua dalil diatas memberikan keterangan yang tunggal | bahwa lebih didahulukan qadha shaum, dari shaum syawal yang sunnah
-
11. pertanyaan selanjutnya, "bulan syawal kan terbatas, boleh gabung 2 niat? niat shaum syawal dan shaum qadha sekaligus?"
-
12. “tidak boleh melakukan puasa sunnah dengan dua niat sekaligus yaitu dengan niat qadha puasa dan niat puasa sunnah”
-
13. yang seperti itu adalah pendapat Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts wal Ifta’ (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) yang bisa dijadikan rujukan
-
14. sebagaimana niat shalat shubuh 2 rakaat tak bisa digabungkan dengan niat shalat sunnah qabliyah shubuh yg juga 2 rakaat :)
-
15. adapun shaum sunnah dan shaum sunnah lainnya | misal puasa syawal digabung puasa senin-kamis dan puasa pertengahan bulan, sah saja
-
16. "bagaimana wanita yg haid saat Ramadhan bisa dapatkan pahala shaum syawal?" | ya selesaikan shaum qadha, lalu shaum syawal
-
17. shaum qadha kan boleh tiap hari, Muslimah bolong shaum Ramadhan paling hanya 5-7 hari (normal) | syawal ada min 29 hari :)
-
18. "saya ibu bumil tahun kemarin, tahun ini busui, hutang shaum setahun, mustahil dapat pahala syawal dong?" | hehe.. tenang-tenang :)
-
19. bagi yg begitu, puasalah dengan niat qadha shaum Ramadhan, insyaAllah pahala shaum sunnahnya juga dapet, Allah Maha Luas Rahmat-Nya :)
-
20. artinya bukan digabung niatnya, tapi niat tunaikan hutang wajib (shaum qadha) | dan berharap moga-moga Allah beri pahala sunnahnya :)
-
21. nah, pertanyaan lagi "jika tetep mau dahulukan puasa sunnah syawal 6 hari bagaimana?" | boleh, tidak dosa, hanya tidak utama
-
22. karena yang utama adl berhati-hati, umur tiada yang tahu | selesaikan hutang wajib lebih didahulukan dari amal yg sunnah
-
23. "lalu bagaimana tatacara shaum qadha dan shaum syawal?" | boleh dimulai sehari setelah Ied Fitri, 2 Syawal sudah bisa dimulai
-
24. adapun qadha shaum Ramadhan, bagusnya dilakukan segera, tiap hari secara berturut-turut | agar segera tunai hutang yang wajib
-
25. adapun shaum sunnah 6 hari syawal | Imam Syafi'i dan Ibnu Mubarak menganjurkan dilakukan setiap hari secara berurutan :)
13.07
FRANZ SINATRA YOGA


